- MATAMUDA MAN Kota Banjar: Mengenalkan Budaya Madrasah yang Unggul dalam Karakter dan Keterampilan di Era Digital.
- MATAMUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027 di MTsN 1 Kota Banjar Tanamkan Nilai Keislaman, Disiplin, dan Cinta Lingkungan Sejak Hari Pertama
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Pembukaan MATAMUDA Tahun Ajaran 2026/2027
- Kepala MIN 3 Kota Banjar Sematkan Atribut MATAMUDA kepada Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
- Pra MATAMUDA MAN Kota Banjar sebagai Bentuk Kesungguhan Menyambut Murid Baru
- Menyambut 76 Bintang Masa Depan, MIN 2 Kota Banjar Resmi Buka MATAMUDA 2026/2027
- MATAMUDA MTsN 2 Kota Banjar Resmi Dibuka, Kepala Madrasah Ajak 289 Murid Baru Terapkan 5S dan Raih Prestasi
- MTsN 3 Banjar Gelar Upacara Pembukaan MATAMUDA 2026/2027
- Kesan Pertama yang Hangat Sambut Calon Murid Baru MAN Kota Banjar
- Dalam Hangatnya Kebersamaan, Tumbuh Indahnya Kepedulian: Family Gathering MTsN 1 Kota Banjar Berbagi untuk Sesama
Pimpinan PP Fathurrohman Assaefiyah Sebut Kemenag dan Pesantren Ibarat Dua Sayap, Membangun Peradaban Umat

Binangun (KEMENAG) Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Fathurrohman Assaefiyah, KH. Saifudin, menyampaikan pandangannya mengenai hubungan strategis antara Kementerian Agama (Kemenag) dan lembaga pendidikan pesantren. Dalam pernyataannya pada Rabu (24/6), ia mengibaratkan keduanya sebagai dua sayap yang sama-sama memiliki peran krusial dalam membangun peradaban umat.
"Kemenag dan pesantren tidak bisa dipisahkan. Saya melihat keduanya ibarat dua sayap yang sama-sama mengepak untuk membangun peradaban umat. Tanpa salah satunya, upaya kita untuk memajukan pendidikan dan moral bangsa akan terhambat," ujar KH. Saifudin.
Pandangan ini memperkuat narasi tentang pentingnya sinergi antara pemerintah dan institusi pesantren. Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga telah menyatakan bahwa pesantren adalah pilar peradaban bangsa yang telah mengabdikan diri selama berabad-abad . Pernyataan Menag ini semakin menguatkan komitmen Kementerian Agama untuk terus melindungi dan memajukan institusi pendidikan keagamaan .
Baca Lainnya :
- Kemenag Kota Banjar Ikuti Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Lingkup Kanwil Jabar0
- Kepala Kemenag Kota Banjar Tekankan Akurasi Data EMIS DTA dalam Pembinaan Operator0
- Kepala Kemenag Kota Banjar Gelar Pembinaan Penghulu, Tekankan Layanan Prima Berkah dan Berdampak0
- MIN 2 Kota Banjar Bagikan Raport dan Berikan Penghargaan bagi Siswa Berprestasi0
- H. Asep Nursobah, M.Pd.I Lepas 55 Lulusan MIN 2 Kota Banjar dengan Tema Time to Chase Our Dreams0
Di tengah transformasi pesantren menjadi pusat inovasi dan ekonomi umat , peran serta aktif para kiai dan pimpinan pondok menjadi sangat krusial. Pesantren saat ini tidak hanya menjadi pusat ilmu dan dakwah, tetapi juga pusat inovasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat .
"Dengan semangat Unggul dalam Prestasi, Tangguh dalam Kompetensi Islami, yang diusung dalam acara Haflah Akhirus Sanah, Ponpes Fathurrohman Assaefiyah berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang berprestasi dan berkompetensi di bidang keislaman," ungkap KH. Syaifuddin.
Ia juga memandang, Sinergi yang kokoh antara Kemenag dan seluruh komponen pesantren, termasuk Ponpes Fathurrohman Assaefiyah, diharapkan dapat terus memperkuat ekosistem pendidikan Islam di Indonesia khususnya di Kota Banjar. "Semoga dari Pondok pesantren Fathurrohman Assaefiyah ini dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing." Pungkasnya.
Kontributor : Aep S.


.png)





.png)
.png)


.png)