- Kakankemenag Banjar Dorong Lahirnya Generasi Qurani di Sidang Tahfidz SMP IT Insantama
- Kakankemenag Kota Banjar Sampaikan Pesan Idul Adha di Desa Mekarharja, Dihadiri Gubernur Jabar
- MIS Binangun Dinilai Tim Asesor BAN PDM, Upaya Wujudkan Mutu Pendidikan Berkualitas
- Kepala Kemenag Kota Banjar Ucapkan Selamat kepada 47 CPNS yang Dilantik Jadi PNS
- Ratusan Siswa dan Guru MTsN 1 Banjar Semarakan Milad ke-58 dengan Jalan Santai
- Siswa MTsN 1 Banjar Meriahkan Milad ke-58 dengan Bazar Makanan Hasil Karya Sendiri
- Milad ke-58 MTsN 1 Kota Banjar, Kasubbag Tu Kankemenag: Bentuk Rasa Syukur atas Perjalanan Panjang Madrasah
- Kasubbag Tu Kankemenag Kota Banjar: Harkitnas 2026 Momentum Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
- Kakankemenag Banjar: Pesantren Harus Jadi Rumah Aman bagi Santri, Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
- Usung Moderasi Beragama, Kemenag Kota Banjar Gelar Nobar Damai Persija vs Persib 10 Mei 2026
Penguatan Regulasi Kepenyuluhan: Langkah Strategis Tingkatkan Mutu Bimbingan Masyarakat

Kota Banjar (Humas) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Penguatan Regulasi Kepenyuluhan yang berlangsung pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para penyuluh agama dari berbagai daerah, termasuk Ujang Saepurrohman, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Langensari, Kota Banjar.
Acara yang diselenggarakan di Tasikmalaya ini bertujuan memperkuat pemahaman penyuluh agama terkait regulasi, standar kerja, serta peningkatan kualitas layanan penyuluhan kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenag Jawa Barat menekankan pentingnya adaptasi penyuluh terhadap dinamika sosial serta perkembangan kebijakan pemerintah.
Baca Lainnya :
- Kakankemenag Kota Banjar Tegaskan Dana BOS Bersifat Kolektif Kolegial0
- Kemenag Terima Kunjungan Wakil Wali Kota Banjar, Bahas Sinergi Pembangunan Bidang Agama dan Pendidikan0
- Penyuluh Sambut Bulan Suci, GDI Langensari Gelar Pengajian dan Tahlil Akbar0
- Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Integritas, MTs Negeri 1 Kota Banjar Gelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)0
- Jaga Kebugaran, MTsN 3 Banjar Gelar Senam Sehat Setiap Jumat0
Ujang Saepurrohman, S.Ag., sebagai peserta kegiatan, menyampaikan bahwa penguatan regulasi merupakan kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan penyuluhan di era digital. Menurutnya, penyuluh kini dituntut tidak hanya memahami substansi keagamaan, tetapi juga menguasai aspek teknologi dan strategi komunikasi publik.
“Di lapangan, penyuluh harus mampu merespons perubahan masyarakat yang serba cepat. Pemahaman regulasi menjadi landasan, tetapi kemampuan melek teknologi adalah kunci agar layanan bimbingan tetap relevan,” ujar Ujang.
Ia menambahkan bahwa perkembangan teknologi informasi perlu direspons sebagai peluang, bukan hambatan. Penyuluh agama, lanjutnya, harus bertransformasi dari pola penyampaian konvensional menuju pendekatan digital yang lebih interaktif dan mudah diakses.
“Sekarang masyarakat banyak belajar melalui gawai mereka. Jika penyuluh tidak hadir di ruang digital, maka kita akan tertinggal. Pelatihan seperti ini mendorong kami untuk semakin siap memasuki ranah penyuluhan berbasis teknologi,” tambahnya.
Kegiatan Penguatan Regulasi Kepenyuluhan ini diharapkan mampu memperkokoh peran penyuluh agama sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam pembinaan umat. Dengan meningkatnya kapasitas penyuluh, Kanwil Kemenag Jawa Barat optimistis kualitas bimbingan masyarakat akan semakin baik, adaptif, dan berdaya guna.
Kontributor : Raditia


.png)





.png)

.png)
.png)
