- MIN 2 Kota Banjar Gelar BIAS 2026: Vaksin Campak untuk Kelas I dan HPV untuk Kelas V
- MIN 2 Kota Banjar Peringati Maulid Nabi, Kepala Madrasah Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
- Tampil Percaya Diri di Panggung Porseni, Repa Margareta Bawa Pesan Pentingnya Kejujuran dan Amanah untuk Generasi Muda
- Wali Kota Banjar Lepas 169 Peserta Porseni: Titip Jaga Kesehatan dan Yakinlah pada Potensi Diri
- Kepala Kemenag Kota Banjar: Porseni Momentum Lahirkan Generasi Unggul dan Madrasah Berdampak
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
- Membanggakan! Siswa MIN 3 Kota Banjar Rexa Tri Sundara Setia Gumelar Raih Juara 1 Liga TopSkor National Championship 2026
- MIN 2 Kota Banjar Gelar Story Telling for Character Building bersama KNRP Jabar, Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
- Kobaran Api Unggun Hangatkan Malam Puncak LT I Pangkalan MIN 2 Kota Banjar
- Semarakkan HUT RI ke-81, IGRA Kota Banjar Ikuti Pawai Alegoris 2026
Penyuluh Agama Segarkan Ilmu Lewat Tafsir Al Ibriz

Kota
Banjar (Humas) - Penyuluh Agama Islam KUA Langensari kembali meningkatkan
kapasitas keilmuan melalui kajian rutin tafsir Al Ibriz yang digelar di Gedung
Dakwah Islam Kecamatan Langensari pada hari Jum'at, 6 Februari 2026. Kegiatan
yang berlangsung pada Jum’at pagi ini menghadirkan narasumber K.H. Muhammad
Ahsin Mahrus, Lc., M.A., pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar dan
akademisi Institut Miftahul Huda Al Azhar yang dikenal luas dalam kajian tafsir
Nusantara.
Kajian
berjalan hangat dan interaktif. Dalam penyampaiannya, K.H. Ahsin menekankan
pentingnya penguatan kompetensi penyuluh agama di tengah tantangan dakwah
kontemporer. “Tafsir Al Ibriz tidak hanya memberikan pemahaman ayat secara
tekstual, tetapi juga menyajikan konteks yang dekat dengan kehidupan masyarakat
Jawa. Ini menjadi bekal berharga bagi para penyuluh yang setiap hari
bersentuhan dengan umat,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- PAI Kecamatan Langensari Sampaikan Materi Moderasi Beragama Di Muslimat NU0
- Haul Tokoh Ulama Kec. Langensari, Ini pesan Penyuluh Agama Islam0
- Masjid Menuju Era Kemandirian: Inovasi Pengelolaan Fasilitas dan Pelayanan Demi Kemakmuran Jamaah0
- Kecamatan Langensari Gelar Apel Gabungan: KUA Langensari Turut Hadir, Koramil 1318 Bertindak sebagai Petugas0
- BAZNAS Kota Banjar Genap 25 Tahun: Perjalanan Panjang dalam Pelayanan Zakat yang Amanah0
Para
penyuluh menyambut antusias kegiatan ini. Firli, salah satu Penyuluh Agama
Islam KUA Langensari, menilai kajian ini menjadi ruang penyegaran intelektual
bagi para pendamping umat. “Sebagai penyuluh, kami perlu terus memperbarui
wawasan. Tafsir Al Ibriz memberikan perspektif yang membumi, sehingga
memudahkan kami menjelaskan ajaran agama dengan bahasa yang dipahami masyarakat,”
ungkapnya.
Senada
dengan Firli, Mustopa Habib menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu
digalakkan secara berkala. “Materi yang disampaikan Kiai Ahsin sangat relevan
dengan tantangan yang kami hadapi di lapangan. Penjelasan beliau membuat kami
lebih percaya diri ketika membimbing jamaah, terutama dalam isu-isu keagamaan
yang sensitif,” jelasnya.
K.H.
Ahsin juga menutup sesi dengan pesan penting tentang peran strategis penyuluh
agama. “Penyuluh adalah garda terdepan Kementerian Agama. Ketika penyuluh
memahami tafsir dengan baik, maka nilai-nilai Al-Qur’an akan lebih mudah
dihadirkan dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan
ini menjadi bagian dari upaya KUA Langensari untuk memperkuat kompetensi
aparatur sekaligus menjaga kualitas bimbingan keagamaan di masyarakat. Kajian
ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi mendalam antar peserta.
Kontributor
: Raditia


.png)





.png)

.png)

.png)