- Kakankemenag Banjar Dorong Lahirnya Generasi Qurani di Sidang Tahfidz SMP IT Insantama
- Kakankemenag Kota Banjar Sampaikan Pesan Idul Adha di Desa Mekarharja, Dihadiri Gubernur Jabar
- MIS Binangun Dinilai Tim Asesor BAN PDM, Upaya Wujudkan Mutu Pendidikan Berkualitas
- Kepala Kemenag Kota Banjar Ucapkan Selamat kepada 47 CPNS yang Dilantik Jadi PNS
- Ratusan Siswa dan Guru MTsN 1 Banjar Semarakan Milad ke-58 dengan Jalan Santai
- Siswa MTsN 1 Banjar Meriahkan Milad ke-58 dengan Bazar Makanan Hasil Karya Sendiri
- Milad ke-58 MTsN 1 Kota Banjar, Kasubbag Tu Kankemenag: Bentuk Rasa Syukur atas Perjalanan Panjang Madrasah
- Kasubbag Tu Kankemenag Kota Banjar: Harkitnas 2026 Momentum Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
- Kakankemenag Banjar: Pesantren Harus Jadi Rumah Aman bagi Santri, Tidak Ada Toleransi untuk Kekerasan Seksual
- Usung Moderasi Beragama, Kemenag Kota Banjar Gelar Nobar Damai Persija vs Persib 10 Mei 2026
Penyuluh Agama Segarkan Ilmu Lewat Tafsir Al Ibriz

Kota
Banjar (Humas) - Penyuluh Agama Islam KUA Langensari kembali meningkatkan
kapasitas keilmuan melalui kajian rutin tafsir Al Ibriz yang digelar di Gedung
Dakwah Islam Kecamatan Langensari pada hari Jum'at, 6 Februari 2026. Kegiatan
yang berlangsung pada Jum’at pagi ini menghadirkan narasumber K.H. Muhammad
Ahsin Mahrus, Lc., M.A., pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar dan
akademisi Institut Miftahul Huda Al Azhar yang dikenal luas dalam kajian tafsir
Nusantara.
Kajian
berjalan hangat dan interaktif. Dalam penyampaiannya, K.H. Ahsin menekankan
pentingnya penguatan kompetensi penyuluh agama di tengah tantangan dakwah
kontemporer. “Tafsir Al Ibriz tidak hanya memberikan pemahaman ayat secara
tekstual, tetapi juga menyajikan konteks yang dekat dengan kehidupan masyarakat
Jawa. Ini menjadi bekal berharga bagi para penyuluh yang setiap hari
bersentuhan dengan umat,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- PAI Kecamatan Langensari Sampaikan Materi Moderasi Beragama Di Muslimat NU0
- Haul Tokoh Ulama Kec. Langensari, Ini pesan Penyuluh Agama Islam0
- Masjid Menuju Era Kemandirian: Inovasi Pengelolaan Fasilitas dan Pelayanan Demi Kemakmuran Jamaah0
- Kecamatan Langensari Gelar Apel Gabungan: KUA Langensari Turut Hadir, Koramil 1318 Bertindak sebagai Petugas0
- BAZNAS Kota Banjar Genap 25 Tahun: Perjalanan Panjang dalam Pelayanan Zakat yang Amanah0
Para
penyuluh menyambut antusias kegiatan ini. Firli, salah satu Penyuluh Agama
Islam KUA Langensari, menilai kajian ini menjadi ruang penyegaran intelektual
bagi para pendamping umat. “Sebagai penyuluh, kami perlu terus memperbarui
wawasan. Tafsir Al Ibriz memberikan perspektif yang membumi, sehingga
memudahkan kami menjelaskan ajaran agama dengan bahasa yang dipahami masyarakat,”
ungkapnya.
Senada
dengan Firli, Mustopa Habib menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu
digalakkan secara berkala. “Materi yang disampaikan Kiai Ahsin sangat relevan
dengan tantangan yang kami hadapi di lapangan. Penjelasan beliau membuat kami
lebih percaya diri ketika membimbing jamaah, terutama dalam isu-isu keagamaan
yang sensitif,” jelasnya.
K.H.
Ahsin juga menutup sesi dengan pesan penting tentang peran strategis penyuluh
agama. “Penyuluh adalah garda terdepan Kementerian Agama. Ketika penyuluh
memahami tafsir dengan baik, maka nilai-nilai Al-Qur’an akan lebih mudah
dihadirkan dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan
ini menjadi bagian dari upaya KUA Langensari untuk memperkuat kompetensi
aparatur sekaligus menjaga kualitas bimbingan keagamaan di masyarakat. Kajian
ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi mendalam antar peserta.
Kontributor
: Raditia


.png)





.png)

.png)
.png)
