- MATAMUDA MAN Kota Banjar: Mengenalkan Budaya Madrasah yang Unggul dalam Karakter dan Keterampilan di Era Digital.
- MATAMUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027 di MTsN 1 Kota Banjar Tanamkan Nilai Keislaman, Disiplin, dan Cinta Lingkungan Sejak Hari Pertama
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Pembukaan MATAMUDA Tahun Ajaran 2026/2027
- Kepala MIN 3 Kota Banjar Sematkan Atribut MATAMUDA kepada Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
- Pra MATAMUDA MAN Kota Banjar sebagai Bentuk Kesungguhan Menyambut Murid Baru
- Menyambut 76 Bintang Masa Depan, MIN 2 Kota Banjar Resmi Buka MATAMUDA 2026/2027
- MATAMUDA MTsN 2 Kota Banjar Resmi Dibuka, Kepala Madrasah Ajak 289 Murid Baru Terapkan 5S dan Raih Prestasi
- MTsN 3 Banjar Gelar Upacara Pembukaan MATAMUDA 2026/2027
- Kesan Pertama yang Hangat Sambut Calon Murid Baru MAN Kota Banjar
- Dalam Hangatnya Kebersamaan, Tumbuh Indahnya Kepedulian: Family Gathering MTsN 1 Kota Banjar Berbagi untuk Sesama
Penyuluh Agama Segarkan Ilmu Lewat Tafsir Al Ibriz

Kota
Banjar (Humas) - Penyuluh Agama Islam KUA Langensari kembali meningkatkan
kapasitas keilmuan melalui kajian rutin tafsir Al Ibriz yang digelar di Gedung
Dakwah Islam Kecamatan Langensari pada hari Jum'at, 6 Februari 2026. Kegiatan
yang berlangsung pada Jum’at pagi ini menghadirkan narasumber K.H. Muhammad
Ahsin Mahrus, Lc., M.A., pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Huda Al Azhar dan
akademisi Institut Miftahul Huda Al Azhar yang dikenal luas dalam kajian tafsir
Nusantara.
Kajian
berjalan hangat dan interaktif. Dalam penyampaiannya, K.H. Ahsin menekankan
pentingnya penguatan kompetensi penyuluh agama di tengah tantangan dakwah
kontemporer. “Tafsir Al Ibriz tidak hanya memberikan pemahaman ayat secara
tekstual, tetapi juga menyajikan konteks yang dekat dengan kehidupan masyarakat
Jawa. Ini menjadi bekal berharga bagi para penyuluh yang setiap hari
bersentuhan dengan umat,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- PAI Kecamatan Langensari Sampaikan Materi Moderasi Beragama Di Muslimat NU0
- Haul Tokoh Ulama Kec. Langensari, Ini pesan Penyuluh Agama Islam0
- Masjid Menuju Era Kemandirian: Inovasi Pengelolaan Fasilitas dan Pelayanan Demi Kemakmuran Jamaah0
- Kecamatan Langensari Gelar Apel Gabungan: KUA Langensari Turut Hadir, Koramil 1318 Bertindak sebagai Petugas0
- BAZNAS Kota Banjar Genap 25 Tahun: Perjalanan Panjang dalam Pelayanan Zakat yang Amanah0
Para
penyuluh menyambut antusias kegiatan ini. Firli, salah satu Penyuluh Agama
Islam KUA Langensari, menilai kajian ini menjadi ruang penyegaran intelektual
bagi para pendamping umat. “Sebagai penyuluh, kami perlu terus memperbarui
wawasan. Tafsir Al Ibriz memberikan perspektif yang membumi, sehingga
memudahkan kami menjelaskan ajaran agama dengan bahasa yang dipahami masyarakat,”
ungkapnya.
Senada
dengan Firli, Mustopa Habib menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu
digalakkan secara berkala. “Materi yang disampaikan Kiai Ahsin sangat relevan
dengan tantangan yang kami hadapi di lapangan. Penjelasan beliau membuat kami
lebih percaya diri ketika membimbing jamaah, terutama dalam isu-isu keagamaan
yang sensitif,” jelasnya.
K.H.
Ahsin juga menutup sesi dengan pesan penting tentang peran strategis penyuluh
agama. “Penyuluh adalah garda terdepan Kementerian Agama. Ketika penyuluh
memahami tafsir dengan baik, maka nilai-nilai Al-Qur’an akan lebih mudah
dihadirkan dalam kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Kegiatan
ini menjadi bagian dari upaya KUA Langensari untuk memperkuat kompetensi
aparatur sekaligus menjaga kualitas bimbingan keagamaan di masyarakat. Kajian
ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi mendalam antar peserta.
Kontributor
: Raditia


.png)





.png)
.png)


.png)