- MIN 2 Kota Banjar Gelar BIAS 2026: Vaksin Campak untuk Kelas I dan HPV untuk Kelas V
- MIN 2 Kota Banjar Peringati Maulid Nabi, Kepala Madrasah Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
- Tampil Percaya Diri di Panggung Porseni, Repa Margareta Bawa Pesan Pentingnya Kejujuran dan Amanah untuk Generasi Muda
- Wali Kota Banjar Lepas 169 Peserta Porseni: Titip Jaga Kesehatan dan Yakinlah pada Potensi Diri
- Kepala Kemenag Kota Banjar: Porseni Momentum Lahirkan Generasi Unggul dan Madrasah Berdampak
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
- Membanggakan! Siswa MIN 3 Kota Banjar Rexa Tri Sundara Setia Gumelar Raih Juara 1 Liga TopSkor National Championship 2026
- MIN 2 Kota Banjar Gelar Story Telling for Character Building bersama KNRP Jabar, Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
- Kobaran Api Unggun Hangatkan Malam Puncak LT I Pangkalan MIN 2 Kota Banjar
- Semarakkan HUT RI ke-81, IGRA Kota Banjar Ikuti Pawai Alegoris 2026
Tampil Percaya Diri di Panggung Porseni, Repa Margareta Bawa Pesan Pentingnya Kejujuran dan Amanah untuk Generasi Muda

TASIKMALAYA — Perjuangan dan yg ketekunan akhirnya menemukan panggungnya. Bertempat di Universitas Islam Tasikmalaya (UNITAS), Sabtu (22/8/2026) salah satu peserta yang mewakili Kota Banjar dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat provinsi di Tasikmalaya adalah Repa Margareta, peserta lomba pidato Bahasa Indonesia dari MAN Kota Banjar. Didampingi oleh Bu Roma Fiorentina selaku pembimbing, Repa tampil membawa pesan tentang pentingnya kejujuran dan amanah bagi generasi muda.
Setelah melalui berbagai proses latihan yang panjang, Repa akhirnya berdiri di hadapan dewan juri dan para peserta dengan penuh keyakinan. Penampilan yang telah dipersiapkan dengan sungguh-sungguh tersebut menjadi salah satu momen yang membanggakan bagi MAN Kota Banjar.
Dengan suara yang lantang, ekspresi yang meyakinkan, serta ketenangan dalam menyampaikan setiap gagasan, Repa mengajak generasi muda untuk membiasakan diri bersikap jujur dan amanah agar terbentuk kualitas moral yang dapat membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara. Pesan tersebut disampaikan dengan penuh penghayatan sehingga mampu menyentuh para penonton yang menyaksikan.
Baca Lainnya :
- Wali Kota Banjar Lepas 169 Peserta Porseni: Titip Jaga Kesehatan dan Yakinlah pada Potensi Diri0
- Kepala Kemenag Kota Banjar: Porseni Momentum Lahirkan Generasi Unggul dan Madrasah Berdampak0
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 20260
- MIN 2 Kota Banjar Gelar Story Telling for Character Building bersama KNRP Jabar, Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini0
- Kobaran Api Unggun Hangatkan Malam Puncak LT I Pangkalan MIN 2 Kota Banjar0
Suasana pun berubah menjadi haru sekaligus riuh ketika Repa menyelesaikan bagian-bagian penting dalam pidatonya dengan semangat yang membara. Tepuk tangan terdengar dari para penonton yang memberikan apresiasi atas keberaniannya dalam menyampaikan gagasan dengan penuh keyakinan.
Bagi Bu Roma, menyaksikan penampilan Repa secara langsung menjadi sebuah momen yang mengharukan. Berbagai proses latihan dan perjuangan yang telah dilalui akhirnya terbayarkan ketika Repa mampu berdiri dengan tenang dan menyelesaikan pidatonya dengan baik.
“Saya sangat terharu melihat Repa bisa tampil dengan percaya diri dan dapat menyalurkan energi yang sangat luar biasa dalam setiap kalimat yang dilontarkan. Dengan fokus yang tinggi, dia mampu menyelesaikan pidatonya dengan sangat baik. Kegiatan ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi lebih dari itu, ini adalah batu loncatan Repa untuk terus mengembangkan kemampuannya. Saya bangga dengan perjuangan dan keberanian Repa,” ungkap Bu Roma.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala MAN Kota Banjar, Juhana Arip, yang turut memberikan dukungan kepada Repa dan seluruh peserta didik yang membawa nama madrasah dalam ajang porseni tingkat provinsi.
“Kami sangat bangga melihat perjuangan Repa dan seluruh peserta didik yang menjadi bagian dari kontingen porseni. Mereka tidak hanya membawa nama MAN Kota Banjar, tetapi juga membawa nama Kota Banjar. Berikan yang terbaik, tampil dengan percaya diri, dan jadikan pengalaman ini sebagai pembelajaran yang berharga,” tegasnya.
Bagi Repa, panggung porseni bukan sekadar tempat untuk berkompetisi. Ini adalah kesempatan emas dalam ajang unjuk gigi, sekaligus menjadi ruang untuknya terus belajar, dan membawa nama baik madrasah serta Kota Banjar di tingkat provinsi.
Selain cabang lomba pidato Bahasa Indonesia yang diikuti Repa Margareta, Kota Banjar juga mengirimkan perwakilan dalam sejumlah cabang olahraga, di antaranya tenis meja putri, futsal, dan bola voli.
Untuk kontingen MAN Kota Banjar, para peserta didik turut menjadi bagian dari perjuangan tersebut. Sementara itu, tim futsal dan voli merupakan tim gabungan yang terdiri atas peserta didik dari beberapa madrasah aliyah di Kota Banjar.
Keikutsertaan para peserta dalam berbagai cabang porseni menjadi bukti semangat madrasah dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi, baik dibidang seni maupun olahraga. Setiap peserta membawa harapan, perjuangan, dan doa untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Banjar.
Penampilan Repa Margareta menjadi salah satu cerita yang mengingatkan bahwa keberanian untuk berdiri di depan banyak orang, menyampaikan kebaikan, dan mempertahankan pesan yang diyakini merupakan sebuah prestasi tersendiri.
Dari panggung pidato, Repa mengajarkan satu hal sederhana: prestasi bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi tentang keberanian memberikan yang terbaik dan menyampaikan pesan kebaikan kepada orang lain.
Kontributor: Roma Situmeang


.png)





.png)


.png)
.png)