- MIN 2 Kota Banjar Gelar BIAS 2026: Vaksin Campak untuk Kelas I dan HPV untuk Kelas V
- MIN 2 Kota Banjar Peringati Maulid Nabi, Kepala Madrasah Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
- Tampil Percaya Diri di Panggung Porseni, Repa Margareta Bawa Pesan Pentingnya Kejujuran dan Amanah untuk Generasi Muda
- Wali Kota Banjar Lepas 169 Peserta Porseni: Titip Jaga Kesehatan dan Yakinlah pada Potensi Diri
- Kepala Kemenag Kota Banjar: Porseni Momentum Lahirkan Generasi Unggul dan Madrasah Berdampak
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
- Membanggakan! Siswa MIN 3 Kota Banjar Rexa Tri Sundara Setia Gumelar Raih Juara 1 Liga TopSkor National Championship 2026
- MIN 2 Kota Banjar Gelar Story Telling for Character Building bersama KNRP Jabar, Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
- Kobaran Api Unggun Hangatkan Malam Puncak LT I Pangkalan MIN 2 Kota Banjar
- Semarakkan HUT RI ke-81, IGRA Kota Banjar Ikuti Pawai Alegoris 2026
Pemkot Banjar, Kemenag, dan BPJPH Jabar Siap Sukseskan Kota Banjar WHO 2026

Banjar (KEMENAG) Pemerintah Kota Banjar bersama Kementerian Agama Kota Banjar dan Kepala Balai PJPH Provinsi Jawa Barat menyatakan kesiapan penuh menyukseskan program _Kota Banjar Wajib Halal Oktober (WHO) 2026_.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam audiensi Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Provinsi Jawa Barat dengan Pemkot Banjar, Selasa (5/5) di Aula Setda Kota Banjar. Pertemuan ini digelar untuk sosialisasi WHO 2026 sekaligus memperkuat kolaborasi fasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Audiensi dihadiri Walikota Banjar, Wakil Wali Kota Banjar, Kepala Balai PJPH Provinsi Jawa Barat, Pengawas JPH Kota Banjar, Kepala DKPPP, Kepala DKUKMP, Kepala Dispora, Kepala Disdikbud, Kepala DPMPTSP, Kabag Kesra, Kabag PSDAP, perwakilan Kepala Kemenag Kota Banjar yang diwakili Kasi Bimas Islam, serta Ketua Baznas Kota Banjar.
Baca Lainnya :
- Ujian Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula di Kota Banjar Digelar 4–7 Mei 2026 di 300 Titik0
- 40 Lembaga TKQ/TPQ/TQA se-Kota Banjar Ikuti Pembinaan Kakankemenag di TPQ Darul Ulum0
- Kakankemenag Banjar: Gema Tahfidz RA Fondasi Cetak Generasi Rabbani0
- PZW Kemenag Banjar: 74 dari 207 Tanah Wakaf Sudah Bersertifikat, Sisanya Dikebut0
- Kemenag Banjar Tinjau 10 Titik Sertifikasi Tanah Wakaf, Biaya Ditanggung BPN0
Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono menyambut baik program WHO 2026 sebagai langkah strategis perlindungan konsumen. “Kami ingin seluruh produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat, khususnya di Kota Banjar, dapat dipastikan kehalalannya. Ini untuk menjamin masyarakat memperoleh produk yang halal, aman, dan terpercaya,” ujarnya.
Wali Kota juga menargetkan lonjakan UMK bersertifikat halal. “Sertifikat halal bukan sekadar label, tapi kunci daya saing. Pemkot akan all out memfasilitasi pelaku usaha agar tidak tertinggal saat WHO 2026 berlaku,” tegasnya.
Kepala Balai PJPH Provinsi Jawa Barat, Imam Mutawakil, M. Si. menjelaskan, mulai 18 Oktober 2026 produk makanan, minuman, jasa sembelihan, dan hasil sembelihan wajib bersertifikat halal sesuai UU No. 33 Tahun 2014 tentang JPH. “Audiensi ini wujud sinergi lintas lembaga. BPJPH tidak bisa sendiri. Butuh kolaborasi Pemkot, Kemenag, dan seluruh OPD terkait untuk jemput bola ke UMK,” jelas Imam.
Ditempat terpisah, Kepala Kankemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, SE.,MM. memastikan jajaran Kemenag siap di garda terdepan. “Penyuluh agama, penghulu, dan pengawas JPH akan masif sosialisasi ke pasar, rumah potong, dan sentra UMK. Kami juga gandeng Baznas untuk skema fasilitasi pembiayaan sertifikasi bagi UMK yang terkendala biaya,” ungkap A Fikri.
A Fikri juga berharap audiensi ini mampu meningkatkan capaian sertifikasi halal dan mewujudkan ekosistem halal di Kota Banjar. "Dengan terbangunnya sinergitas tiga lembaga ini WHO 2026 di Kota Banjar bisa terealisasikan. " Kata A Fikri.
Kontributor : Aep S.


.png)





.png)

.png)

.png)