- MATAMUDA MAN Kota Banjar: Mengenalkan Budaya Madrasah yang Unggul dalam Karakter dan Keterampilan di Era Digital.
- MATAMUDA (Masa Taaruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027 di MTsN 1 Kota Banjar Tanamkan Nilai Keislaman, Disiplin, dan Cinta Lingkungan Sejak Hari Pertama
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Pembukaan MATAMUDA Tahun Ajaran 2026/2027
- Kepala MIN 3 Kota Banjar Sematkan Atribut MATAMUDA kepada Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
- Pra MATAMUDA MAN Kota Banjar sebagai Bentuk Kesungguhan Menyambut Murid Baru
- Menyambut 76 Bintang Masa Depan, MIN 2 Kota Banjar Resmi Buka MATAMUDA 2026/2027
- MATAMUDA MTsN 2 Kota Banjar Resmi Dibuka, Kepala Madrasah Ajak 289 Murid Baru Terapkan 5S dan Raih Prestasi
- MTsN 3 Banjar Gelar Upacara Pembukaan MATAMUDA 2026/2027
- Kesan Pertama yang Hangat Sambut Calon Murid Baru MAN Kota Banjar
- Dalam Hangatnya Kebersamaan, Tumbuh Indahnya Kepedulian: Family Gathering MTsN 1 Kota Banjar Berbagi untuk Sesama
Pengelolaan Profesional Hisab Rukyat Berbasis Aplikasi

Kota Banjar (Humas) - Kementerian Agama kembali memperkuat kualitas layanan hisab rukyat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Hisab Rukyat 2026 yang berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026 di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini menghadirkan para penyuluh, operator hisab rukyat, serta unsur terkait untuk meningkatkan kompetensi teknis dalam tatalaksana administrasi hisab rukyat dan pemanfaatan aplikasi modern sebagai instrumen pendukung observasi.
Baca Lainnya :
- Menuju Masjid Lebih Profesional, Takmir Gencarkan Peningkatan Kinerja0
- Langkah Awal Pembangunan, Arah Kiblat Mushalla Al-Mubarok Kota Banjar Ditentukan0
- Kajian Fikih: Pembahasan Khulu Berdasarkan Kitab Al-Bajuri0
- KUA Langensari dan CDK Wilayah 7 Laksanakan Program Pepeling dan Leuweung Hejo di Sport Center Langensari0
- KUA Kecamatan Banjar Gelar Kajian Kitab Kuning0
Salah satu peserta yang hadir adalah M. Firli Yanto, S.H., Penyuluh Agama Islam KUA Langensari. Firli menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan standar pelayanan hisab rukyat semakin akurat, tertib, dan adaptif terhadap teknologi.
“Kegiatan ini sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas kami di lapangan. Hisab rukyat bukan hanya persoalan teknis melihat hilal, tetapi juga bagaimana administrasi, pelaporan, dan verifikasinya tersusun rapi. Penggunaan aplikasi berbasis digital membuat proses menjadi lebih cepat, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Firli.
Firli juga menambahkan bahwa pendekatan modern tersebut sangat membantu para penyuluh di tingkat kecamatan, khususnya dalam menghadapi tantangan penetapan awal bulan qamariah yang membutuhkan data yang presisi dan valid. “Sebagai penyuluh, kami di daerah sering berhadapan dengan kebutuhan sosialisasi penetapan awal Ramadan, Syawal, atau Dzulhijjah. Dengan pemahaman hisab rukyat yang terstandar dan aplikasi yang mumpuni, kami lebih siap memberikan edukasi yang jelas kepada masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan Bimtek ini menghadirkan narasumber utama Dr. H. Toto Suprianto, M.Ag, dari Bidang Pengukuran Kiblat, Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Jawa Barat. Dalam penyampaiannya, Toto menekankan pentingnya harmonisasi antara metode hisab klasik dengan teknologi observasi modern.
“Hisab dan rukyat bukan dua pendekatan yang dipertentangkan, tetapi justru saling menguatkan. Administrasi yang tertata, penggunaan perangkat digital, dan pelaporan berbasis aplikasi menjadikan hasil observasi lebih kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun administratif,” jelas Toto.
Ia juga menekankan bahwa para penyuluh dan ASN di lingkungan Kemenag harus menjadi pionir dalam pemanfaatan teknologi astronomi modern. “BHRD Jawa Barat terus mendorong pemutakhiran metode dan perangkat. Dengan kemampuan baru ini, para penyuluh dapat tampil sebagai garda depan dalam memberikan pemahaman hisab rukyat secara benar kepada masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan Bimtek Hisab Rukyat 2026 di Pangandaran ini diharapkan menjadi momentum peningkatan profesionalitas layanan hisab rukyat di berbagai daerah, sekaligus memperkuat peran Kementerian Agama dalam memastikan ketepatan dan keteraturan penetapan kalender hijriah nasional.
Kontributor : Raditia


.png)





.png)
.png)


.png)