Kakankemenag Banjar Dukung WHO, Sosialisasi ke 3 Titik Ramai Pedagang

04 Jun 2026, 12:57:42 WIB Keagamaan
Kakankemenag Banjar Dukung WHO, Sosialisasi ke 3 Titik Ramai Pedagang

Banjar (KEMENAG) Jajaran Kementerian Agama Kota Banjar turun langsung ke pasar. Kepala Kantor Kemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, memimpin sosialisasi Wajib Halal Oktober (WHO) ke 3 titik ramai, ke Pasar Banjar, Jl. Kantor Pos, dan Pasar Langensari, Kamis (4/6)

Aksi ini bentuk dukungan nyata Kemenag Banjar agar pedagang siap menghadapi kewajiban sertifikasi halal per Oktober 2026. Sosialisasi dikemas ringan, pembagian brosur, dialogis, langsung ngobrol dengan pedagang di lapak.

Turut hadir Dinas KUKMP Kota Banjar, BPJPH, Kemenag Kota Banjar, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar, dan perwakilan pedagang makanan-minuman.

Baca Lainnya :

Kakankemenag Banjar, menegaskan WHO bukan untuk mempersulit, tapi melindungi konsumen dan menaikkan kelas UMKM. 

“Wajib Halal Oktober itu amanah undang-undang. Tapi kami datang bukan menakut-nakuti. Hari ini kami ke Pasar Banjar, Jl. Kantor Pos, Langensari untuk jelaskan caranya mudah, gratis untuk pelaku usaha mikro kecil. Tujuannya adalah biar produk Banjar makin dipercaya, daya saing naik, dan konsumen tenang berbelanja,” jelas A Fikri.

Tim BPJPH, Intan Nuraeni, memaparkan alur pendaftaran sertifikasi halal gratis lewat OSS RBA. Dinas KUKMP siap dampingi pelaku UMKM urus administrasi. 

Sementara Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Banjar, Aa Sukmana, menyambut baik sosialisasi langsung ke lapak.

“Selama ini banyak pedagang bingung WHO itu apa. Setelah dijelaskan langsung, ternyata prosedurnya nggak ribet. Yang penting niat jujur dan bahan halal. Kami siap dukung,” ujar Aa Sukmana.

Para pedagang antusias bertanya soal bahan baku, proses produksi, sampai cara daftar. Tim Kemenag dan BPJPH langsung bantu cek dan catat data pedagang yang mau difasilitasi.

"Dengan 3 titik sosialisasi dalam sehari ini, diharapkan pesan WHO sampai ke akar rumput. Targetnya: Oktober 2026, produk makanan-minuman di Kota Banjar sudah bersertifikat halal, UMKM naik kelas, dan masyarakat makin yakin dengan belanjaan mereka." Kata Intan. 



Kontributor: Aep S.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment