- MIN 2 Kota Banjar Gelar BIAS 2026: Vaksin Campak untuk Kelas I dan HPV untuk Kelas V
- MIN 2 Kota Banjar Peringati Maulid Nabi, Kepala Madrasah Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
- Tampil Percaya Diri di Panggung Porseni, Repa Margareta Bawa Pesan Pentingnya Kejujuran dan Amanah untuk Generasi Muda
- Wali Kota Banjar Lepas 169 Peserta Porseni: Titip Jaga Kesehatan dan Yakinlah pada Potensi Diri
- Kepala Kemenag Kota Banjar: Porseni Momentum Lahirkan Generasi Unggul dan Madrasah Berdampak
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
- Membanggakan! Siswa MIN 3 Kota Banjar Rexa Tri Sundara Setia Gumelar Raih Juara 1 Liga TopSkor National Championship 2026
- MIN 2 Kota Banjar Gelar Story Telling for Character Building bersama KNRP Jabar, Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
- Kobaran Api Unggun Hangatkan Malam Puncak LT I Pangkalan MIN 2 Kota Banjar
- Semarakkan HUT RI ke-81, IGRA Kota Banjar Ikuti Pawai Alegoris 2026
KakanKemenag Banjar: Pesantren Harus Jadi Ekosistem Solusi Pendidikan, Adaptif dan Terdepan

Cirebon (KEMENAG) Ratusan pengasuh pondok pesantren dari wilayah Banjar, Ciamis, Cimahi, Tasikmalaya, Bandung, Garut, Cianjur, dan Sukabumi berkumpul di Joglo Agung Pesantren Bina Insan Mulia 2 Cirebon, Sabtu (30/5). Mereka mengikuti Workshop Pengasuh Pesantren yang dibuka resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman.
Dalam sambutan pembukaannya, Kakanwil Kemenag Jabar mengapresiasi inisiatif workshop ini. Ia menyebut pengasuh adalah nahkoda utama pesantren.
"Kualitas pesantren ke depan sangat bergantung pada visi dan gerak para kyai," ujarnya
Baca Lainnya :
- Kasubbag TU Kemenag Banjar: Santri Al-Kautsar Harus Jadi Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Siap Mengabdi0
- Kakankemenag Banjar Dorong Lahirnya Generasi Qurani di Sidang Tahfidz SMP IT Insantama0
- Kakankemenag Kota Banjar Sampaikan Pesan Idul Adha di Desa Mekarharja, Dihadiri Gubernur Jabar0
- Teken Komitmen Bersama: Jadikan Pesantren Rumah Ramah Anak dan Anti Kekerasan0
- Kepala Kemenag Banjar: KUA Baru Kecamatan Banjar Jadi Pusat Transformasi Layanan Keagamaan Berbasis Asta Protas0
Ia juga menyebut bahwa penguatan pesantren harus dimulai dari dalam: manajemen modern, penguatan karakter santri, dan kolaborasi lintas sektor.
"Dengan semangat transformasi ini, diharapkan pesantren di Jawa Barat mampu menjadi pusat pendidikan yang melahirkan generasi emas 2045: berilmu, berakhlak, mandiri, dan membawa manfaat luas bagi bangsa dan negara," Tegasnya.
Sementara itu, H. Ahmad Fikri Firdaus, Kepala Kankemenag Kota Banjar hadir dan menyampaikan pesan strategis terkait arah penguatan pesantren ke depan.
Dalam pemaparannya, H. Ahmad Fikri Firdaus menekankan 5 poin penting bagi pengasuh pesantren agar lembaga pendidikan Islam ini tetap relevan dan berdaya saing. Menurutnya kelima point tersebut adalah, Pemberdayaan Pesantren, Membangun Ekosistem Pesantren, Transformasi Pendidikan di Pesantren, Adaptif dengan Kondisi Hari Ini, Pesantren Menjadi Solusi dan Terdepan.
“Hari ini pesantren bukan lagi pilihan kedua. Pesantren adalah solusi pendidikan yang menjawab krisis karakter dan moral. Kita harus memastikan pesantren menjadi yang terdepan dalam mencetak generasi Qur’ani, moderat, berdaya saing global, dan cinta tanah air.” Kata A. Fikri
Kontributor : Aep S.


.png)





.png)

.png)

.png)