A Fikri : RA Titik Mula Peradaban, Transformasi Peran Strategis Jadi Fondasi Pendidikan Keagamaan Usia Dini

24 Apr 2026, 08:05:19 WIB Pendidikan
A Fikri : RA Titik Mula Peradaban, Transformasi Peran Strategis Jadi Fondasi Pendidikan Keagamaan Usia Dini

Karangpucung (KEMENAG) Raudlatul Athfal bukan sekadar PAUD biasa. RA adalah titik mula peradaban tempat benih iman, akal, dan rasa ditanam dalam satu kesatuan utuh. Penegasan itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, SE, MM saat memberikan pembinaan kepada Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA), Rabu (22/4) di RA Darul Ulum.

Di hadapan para guru RA se-Kota Banjar, A Fikri menyebut RA harus direposisi sebagai fondasi strategis dalam sistem pendidikan nasional, khususnya rumpun pendidikan Islam di bawah Kemenag RI. “Kita tidak sekadar mengajar anak-anak usia dini. Kita sedang membentuk fondasi kesadaran pertama manusia tentang Tuhan, tentang diri, dan tentang dunia,” ujarnya.

Menurut A Fikri, kekuatan RA terletak pada pendekatan pembelajaran berbasis bermain yang sarat nilai. Setiap aktivitas bermain harus mengandung muatan edukatif, spiritual, dan sosial. “Kurikulum RA tidak boleh berhenti pada aspek kognitif, tetapi harus menghidupkan dimensi iman, akhlak, dan pembiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari anak,” tegasnya.

Baca Lainnya :

A Fikri juga menekankan penguatan peran IGRA sebagai motor penggerak mutu guru RA. IGRA didorong menjadi ruang kolaborasi, peningkatan kompetensi, dan pertukaran praktik baik, bukan sekadar wadah formal.Selain itu, RA tidak bisa berdiri sendiri. Pendidikan anak usia dini membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dan lingkungan sosial. “Guru RA perlu membangun komunikasi intens dengan keluarga, sehingga nilai-nilai yang diajarkan di RA dapat diperkuat di rumah,” tambahnya.

Perubahan zaman menuntut RA untuk adaptif dan inovatif. Guru perlu memanfaatkan teknologi secara bijak sebagai media pembelajaran yang menarik dan relevan. Meski begitu, A Fikri mengingatkan esensi RA tetap harus dijaga: menghadirkan ruang belajar yang penuh kasih sayang, aman, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak.

Menutup pembinaan, A Fikri menegaskan bahwa masa depan bangsa dimulai dari ruang-ruang kecil RA. “Jika kita menanamkan nilai, iman, dan karakter dengan benar sejak hari ini, maka kita sedang menyiapkan generasi yang kuat, berakhlak, dan berperadaban di masa yang akan datang,” pungkasnya.

 

Kontributor : Aep S.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment