Kakankemenag Kota Banjar: PMII Harus Hadir dengan Aksi Nyata Kawal Pembangunan Daerah

24 Apr 2026, 08:03:30 WIB Pendidikan
Kakankemenag Kota Banjar: PMII Harus Hadir dengan Aksi Nyata Kawal Pembangunan Daerah

Banjar (KEMENAG) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, menegaskan pentingnya peran kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dalam mengawal pembangunan daerah melalui aksi nyata. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada Konferensi Cabang (Konfercab) XIII PC PMII Kota Banjar, Kamis (16/4).

Mengusung tema “Aksi Nyata PMII Mengawal Pembangunan Daerah”, forum tertinggi tingkat cabang PMII ini dinilai H. Ahmad Fikri Firdaus sebagai momentum strategis, bukan sekadar agenda rutin organisasi.“Konfercab ini titik penting keberlanjutan organisasi. Di sini dilakukan evaluasi, merumuskan arah gerakan, sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang visioner dan berintegritas,” ujar A Fikri di hadapan jajaran pengurus, kader PMII, dan tamu undangan.Ruang Konsolidasi Gagasan hingga Gerakan Praksis

Menurutnya, Konfercab juga menjadi ruang konsolidasi ide dan gagasan kader dalam merespons tantangan zaman. Kader diuji dalam kedewasaan berpikir, keberanian menawarkan solusi, serta komitmen terhadap nilai keislaman dan kebangsaan yang inklusif dan progresif.Sebagai organisasi kader, PMII disebut memiliki tanggung jawab besar melahirkan generasi muda yang kritis, religius, dan berwawasan kebangsaan. Peran ini penting untuk menjaga keseimbangan nilai keislaman dan komitmen kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Baca Lainnya :

A.Fikri menilai tema Konfercab XIII sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini. Pembangunan tidak cukup hanya dengan kebijakan pemerintah, tetapi butuh partisipasi aktif generasi muda intelektual sebagai mitra kritis sekaligus solutif.“Saya berharap PMII tidak hanya hadir sebagai organisasi diskursus, tetapi juga sebagai gerakan praksis. Kader harus turun ke masyarakat, memahami realitas sosial, dan menghadirkan solusi konkret di bidang pendidikan, keagamaan, sosial, serta pemberdayaan ekonomi umat,” tegasnya.

Dari perspektif Kementerian Agama, pembangunan daerah tidak lepas dari pembangunan mental-spiritual masyarakat. Di titik inilah PMII dinilai memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara nilai-nilai keagamaan dan dinamika sosial.“PMII harus mampu menghadirkan harmoni, toleransi, dan moderasi beragama di tengah masyarakat,” tambahnya.

Menutup sambutan, A Fikri berpesan agar seluruh proses Konfercab dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi, musyawarah, dan persaudaraan. Siapapun yang terpilih, kata dia, adalah pemimpin kolektif yang harus merangkul semua pihak demi kemajuan PMII dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.“Semoga Konfercab XIII PMII Kota Banjar ini menghasilkan keputusan terbaik dan melahirkan pemimpin yang amanah,” pungkasnya.

 

Kontributor : Aep S.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment