- Kemenag Kota Banjar Lepas Purna Bakti H. Towilatun, S.Ag. Usai 33 Tahun Mengabdi
- MTsN 2 Kota Banjar Tetapkan 100 Persen Peserta Didik Kelas VII dan VIII Naik Kelas
- MTsN 2 Kota Banjar Buka Pendaftaran 2026, Kepala Madrasah: Kombinasi Kelas Digital, Pesantren, dan 3 Bahasa Siap Lahirkan Generasi Luhur Moral
- MTsN 3 Kota Banjar Buka Pendaftaran Murid Baru TP 2026/2027, Siap Lahirkan Generasi Unggul Berkarakter
- MAN Kota Banjar Buka Pendaftaran PMBM Tahun Ajaran 2026/2027, Tawarkan Program Plus Keterampilan
- Menyambut Tahun Ajaran Baru, MAN Banjar Segera Umumkan Hasil Verifikasi Kenaikan Kelas 2025/2026
- Azkayra Sabet Juara 1 Pidato Bahasa Indonesia Porseni Madrasah Tingkat Kota Banjar
- Di Balik Keterbatasan, Guru Disabilitas Netra MIN 1 Kota Banjar Buktikan Dedikasi Tanpa Batas
- Kemenag Kota Banjar Semarakan Pawai Kendaraan Dalam Rangka Memperingati 1 Muharam 1448 H.
- MTsN 3 Banjar Gelar Rapat Kenaikan Kelas, Tekankan Pembentukan Akhlakul Karimah
Kakankemenag Kota Banjar: PMII Harus Hadir dengan Aksi Nyata Kawal Pembangunan Daerah

Banjar (KEMENAG)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Banjar, H. Ahmad Fikri
Firdaus, menegaskan pentingnya peran kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia
(PMII) dalam mengawal pembangunan daerah melalui aksi nyata. Hal itu
disampaikannya saat memberikan sambutan pada Konferensi Cabang (Konfercab) XIII
PC PMII Kota Banjar, Kamis (16/4).
Mengusung tema
“Aksi Nyata PMII Mengawal Pembangunan Daerah”, forum tertinggi tingkat cabang
PMII ini dinilai H. Ahmad Fikri Firdaus sebagai momentum strategis, bukan
sekadar agenda rutin organisasi.“Konfercab ini titik penting keberlanjutan
organisasi. Di sini dilakukan evaluasi, merumuskan arah gerakan, sekaligus
melahirkan kepemimpinan baru yang visioner dan berintegritas,” ujar A Fikri di
hadapan jajaran pengurus, kader PMII, dan tamu undangan.Ruang Konsolidasi
Gagasan hingga Gerakan Praksis
Menurutnya,
Konfercab juga menjadi ruang konsolidasi ide dan gagasan kader dalam merespons
tantangan zaman. Kader diuji dalam kedewasaan berpikir, keberanian menawarkan
solusi, serta komitmen terhadap nilai keislaman dan kebangsaan yang inklusif
dan progresif.Sebagai organisasi kader, PMII disebut memiliki tanggung jawab
besar melahirkan generasi muda yang kritis, religius, dan berwawasan
kebangsaan. Peran ini penting untuk menjaga keseimbangan nilai keislaman dan
komitmen kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Baca Lainnya :
- Siswi MI Banjar 2 Raih Juara 1 di Ajang Internasional Bersama Akademi Persib Putri0
- LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Provinsi Jawa Barat, Siswa MAN Wakili Kota Banjar0
- Jaga Kualitas Ujian, Kepala Kankemenag Tegaskan Lima Elemen Penting Evaluasi Madrasah0
- Penguatan Regulasi Kepenyuluhan: Langkah Strategis Tingkatkan Mutu Bimbingan Masyarakat0
- Kakankemenag Kota Banjar Tegaskan Dana BOS Bersifat Kolektif Kolegial0
A.Fikri menilai
tema Konfercab XIII sangat relevan dengan kebutuhan daerah saat ini.
Pembangunan tidak cukup hanya dengan kebijakan pemerintah, tetapi butuh
partisipasi aktif generasi muda intelektual sebagai mitra kritis sekaligus
solutif.“Saya berharap PMII tidak hanya hadir sebagai organisasi diskursus, tetapi
juga sebagai gerakan praksis. Kader harus turun ke masyarakat, memahami
realitas sosial, dan menghadirkan solusi konkret di bidang pendidikan,
keagamaan, sosial, serta pemberdayaan ekonomi umat,” tegasnya.
Dari perspektif
Kementerian Agama, pembangunan daerah tidak lepas dari pembangunan
mental-spiritual masyarakat. Di titik inilah PMII dinilai memiliki posisi
strategis sebagai jembatan antara nilai-nilai keagamaan dan dinamika
sosial.“PMII harus mampu menghadirkan harmoni, toleransi, dan moderasi beragama
di tengah masyarakat,” tambahnya.
Menutup
sambutan, A Fikri berpesan agar seluruh proses Konfercab dilaksanakan dengan
menjunjung tinggi nilai demokrasi, musyawarah, dan persaudaraan. Siapapun yang
terpilih, kata dia, adalah pemimpin kolektif yang harus merangkul semua pihak
demi kemajuan PMII dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.“Semoga
Konfercab XIII PMII Kota Banjar ini menghasilkan keputusan terbaik dan
melahirkan pemimpin yang amanah,” pungkasnya.
Kontributor :
Aep S.


.png)





.png)
.png)

.png)
