- MIN 2 Kota Banjar Gelar BIAS 2026: Vaksin Campak untuk Kelas I dan HPV untuk Kelas V
- MIN 2 Kota Banjar Peringati Maulid Nabi, Kepala Madrasah Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
- Tampil Percaya Diri di Panggung Porseni, Repa Margareta Bawa Pesan Pentingnya Kejujuran dan Amanah untuk Generasi Muda
- Wali Kota Banjar Lepas 169 Peserta Porseni: Titip Jaga Kesehatan dan Yakinlah pada Potensi Diri
- Kepala Kemenag Kota Banjar: Porseni Momentum Lahirkan Generasi Unggul dan Madrasah Berdampak
- Yayasan Pendidikan Islam Darul Ulum Gelar Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026
- Membanggakan! Siswa MIN 3 Kota Banjar Rexa Tri Sundara Setia Gumelar Raih Juara 1 Liga TopSkor National Championship 2026
- MIN 2 Kota Banjar Gelar Story Telling for Character Building bersama KNRP Jabar, Tanamkan Nilai Kepedulian Sejak Dini
- Kobaran Api Unggun Hangatkan Malam Puncak LT I Pangkalan MIN 2 Kota Banjar
- Semarakkan HUT RI ke-81, IGRA Kota Banjar Ikuti Pawai Alegoris 2026
Kepala MTsN 2 Banjar: Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta Wujudkan Madrasah yang Mengajar dengan Hati

Langensari (KEMENAG) Kepala MTsN 2 Banjar, Hj. Dida Hasanah menegaskan bahwa Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah nyata mewujudkan madrasah yang mengajar dengan hati. Hal itu disampaikannya saat memberikan pernyataan dalam kegiatan Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar MTsN 2 Banjar, Jumat (24/4).
Mengusung tema “Menguatkan Ruh Madrasah: Mengajar dengan Cinta, Mendidik dengan Keteladanan”, bimtek ini diikuti 40 guru dan dibuka oleh Kepala Kankemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, SE, MM.
“Kurikulum Berbasis Cinta ini bukan sekadar metode, tapi cara pandang baru dalam mendidik. Kita ingin memastikan setiap anak merasa diterima, dihargai, dan dicintai di madrasah. Kalau hatinya nyaman, otaknya akan terbuka untuk ilmu,” ujar Hj. Dida.
Baca Lainnya :
- Sabet Juara 1 Speech dan Story Telling CASS 2026, Dua Siswi MTsN 1 Kota Banjar Buktikan Madrasah Jago Bahasa Inggris0
- FKDT Kota Banjar Gelar Harlah ke-14 dan Doa Bersama Jelang Ujian Madin0
- Ratusan Kepala dan Guru MTs se-Kota Banjar Ikuti Pembinaan, KakanKemenag: MTs Pilar Pembentuk Generasi Berilmu dan Berkarakter0
- A Fikri : RA Titik Mula Peradaban, Transformasi Peran Strategis Jadi Fondasi Pendidikan Keagamaan Usia Dini0
- Kakankemenag Kota Banjar: PMII Harus Hadir dengan Aksi Nyata Kawal Pembangunan Daerah0
Menurutnya, tema kegiatan dipilih untuk mengingatkan kembali esensi guru sebagai pendidik. “Mengajar dengan cinta artinya hadir utuh untuk siswa, mendengarkan, memahami, dan menuntun dengan kasih sayang. Mendidik dengan keteladanan artinya guru dulu yang memberi contoh akhlak, disiplin, dan semangat belajar,” jelasnya.
Hj. Dida menambahkan, MTsN 2 Banjar berkomitmen menjadi pelopor implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Kota Banjar. Setelah bimtek, 40 guru peserta akan membentuk tim pelopor untuk mendampingi rekan sejawat menyusun RPP bernuansa cinta, menerapkan komunikasi positif di kelas, dan membangun asesmen yang humanis.
“Target kami jelas: ruang kelas MTsN 2 Banjar harus jadi tempat yang dirindukan siswa. Tidak ada lagi anak yang takut ke madrasah. Dari cinta akan lahir karakter, dan dari karakter akan lahir prestasi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kankemenag Kota Banjar yang mendukung penuh gerakan ini. “Arahan Pak Fikri bahwa madrasah harus jadi rumah kedua yang aman dan menyenangkan, benar-benar menguatkan langkah kami,” tutup Hj. Dida.
kontributor : Aep S


.png)





.png)


.png)
.png)