- Katim KUB Kanwil Kemenag Jabar: Moderasi Beragama Benteng Faham Radikal, Paparkan 5 Kegiatan Prioritas di Hadapan Ormas Pemuda Banjar
- MTsN 2 Banjar Gelar Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta, Libatkan 40 Guru
- Kepala MTsN 2 Banjar: Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta Wujudkan Madrasah yang Mengajar dengan Hati
- Sabet Juara 1 Speech dan Story Telling CASS 2026, Dua Siswi MTsN 1 Kota Banjar Buktikan Madrasah Jago Bahasa Inggris
- FKDT Kota Banjar Gelar Harlah ke-14 dan Doa Bersama Jelang Ujian Madin
- Ratusan Kepala dan Guru MTs se-Kota Banjar Ikuti Pembinaan, KakanKemenag: MTs Pilar Pembentuk Generasi Berilmu dan Berkarakter
- A Fikri : RA Titik Mula Peradaban, Transformasi Peran Strategis Jadi Fondasi Pendidikan Keagamaan Usia Dini
- Kakankemenag Kota Banjar: PMII Harus Hadir dengan Aksi Nyata Kawal Pembangunan Daerah
- Kakankemenag Kota Banjar Konsolidasi Keberadaan BPJPH, Bahas Rencana Audiensi dengan Pemkot Banjar
- Siswi MI Banjar 2 Raih Juara 1 di Ajang Internasional Bersama Akademi Persib Putri
Kepala MTsN 2 Banjar: Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta Wujudkan Madrasah yang Mengajar dengan Hati

Langensari (KEMENAG) Kepala MTsN 2 Banjar, Hj. Dida Hasanah menegaskan bahwa Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah nyata mewujudkan madrasah yang mengajar dengan hati. Hal itu disampaikannya saat memberikan pernyataan dalam kegiatan Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta yang digelar MTsN 2 Banjar, Jumat (24/4).
Mengusung tema “Menguatkan Ruh Madrasah: Mengajar dengan Cinta, Mendidik dengan Keteladanan”, bimtek ini diikuti 40 guru dan dibuka oleh Kepala Kankemenag Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, SE, MM.
“Kurikulum Berbasis Cinta ini bukan sekadar metode, tapi cara pandang baru dalam mendidik. Kita ingin memastikan setiap anak merasa diterima, dihargai, dan dicintai di madrasah. Kalau hatinya nyaman, otaknya akan terbuka untuk ilmu,” ujar Hj. Dida.
Baca Lainnya :
- Sabet Juara 1 Speech dan Story Telling CASS 2026, Dua Siswi MTsN 1 Kota Banjar Buktikan Madrasah Jago Bahasa Inggris0
- FKDT Kota Banjar Gelar Harlah ke-14 dan Doa Bersama Jelang Ujian Madin0
- Ratusan Kepala dan Guru MTs se-Kota Banjar Ikuti Pembinaan, KakanKemenag: MTs Pilar Pembentuk Generasi Berilmu dan Berkarakter0
- A Fikri : RA Titik Mula Peradaban, Transformasi Peran Strategis Jadi Fondasi Pendidikan Keagamaan Usia Dini0
- Kakankemenag Kota Banjar: PMII Harus Hadir dengan Aksi Nyata Kawal Pembangunan Daerah0
Menurutnya, tema kegiatan dipilih untuk mengingatkan kembali esensi guru sebagai pendidik. “Mengajar dengan cinta artinya hadir utuh untuk siswa, mendengarkan, memahami, dan menuntun dengan kasih sayang. Mendidik dengan keteladanan artinya guru dulu yang memberi contoh akhlak, disiplin, dan semangat belajar,” jelasnya.
Hj. Dida menambahkan, MTsN 2 Banjar berkomitmen menjadi pelopor implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di Kota Banjar. Setelah bimtek, 40 guru peserta akan membentuk tim pelopor untuk mendampingi rekan sejawat menyusun RPP bernuansa cinta, menerapkan komunikasi positif di kelas, dan membangun asesmen yang humanis.
“Target kami jelas: ruang kelas MTsN 2 Banjar harus jadi tempat yang dirindukan siswa. Tidak ada lagi anak yang takut ke madrasah. Dari cinta akan lahir karakter, dan dari karakter akan lahir prestasi,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kankemenag Kota Banjar yang mendukung penuh gerakan ini. “Arahan Pak Fikri bahwa madrasah harus jadi rumah kedua yang aman dan menyenangkan, benar-benar menguatkan langkah kami,” tutup Hj. Dida.
kontributor : Aep S


.png)





.png)

.png)
.png)
