KUA Langensari Gerakkan Jumatan Menanam, Ekoteologi Asta Protas Hidup di Tengah Umat

05 Jun 2026, 11:32:14 WIB Keagamaan
KUA Langensari Gerakkan Jumatan Menanam, Ekoteologi Asta Protas Hidup di Tengah Umat

Langensari (KEMENAG) Program Pengantin Peduli Lingkungan (PEPELING) di KUA Kecamatan Langensari tidak berhenti di pelaminan. Setiap pasangan pengantin menanam 1 pohon saat akad nikah. Kini gerakannya diperluas lewat aksi Jumatan Menanam sebagai ikhtiar kolektif menjaga lingkungan.

KUA Langensari bersama Kantor Cabang Dinas (KCD) Kehutanan Wilayah VII, Camat Langensari, dan Pengelola Sport Center menggelar Jumatan Menanam di area Sport Center, Jum’at (5/6). Puluhan bibit pohon yang digunakan berasal dari Gerakan PEPELING bibit yang sama ditanam pasangan pengantin saat menikah di KUA.

Aksi ini bagian dari implementasi Asta Protas Ekoteologi Kemenag, dimana 8 program prioritas untuk menjadikan masjid, madrasah, pesantren, dan kantor Kemenag sebagai pusat ekoteologi. Tujuannya: membangun kesadaran bahwa merawat bumi adalah ibadah.

Baca Lainnya :

Kepala KUA Kecamatan Langensari, H. Abror Mutaslim, menegaskan PEPELING dan Jumatan Menanam adalah dua sisi mata uang yang sama.

“Pengantin tanam pohon saat akad, Jumatnya giliran umat lanjutkan. Ini pesan Ekoteologi bahwa menjaga lingkungan itu tanggung jawab bersama, lintas usia dan profesi. Bibit dari Gerakan PEPELING kita sebarkan lebih luas lewat Jumatan Menanam. Harapannya Langensari makin hijau, udara makin sehat,” ujar H. Abror di sela menanam pohon bersama Camat Langensari.

Dengan skema Akad Tanam Jumat Tanam, lanjut Abror, KUA Langensari ingin menanamkan 2 hal yakni cinta pada pasangan dan cinta pada bumi. “Karena Islam rahmatan lil ‘alamin dimulai dari rumah tangga yang rindang dan lingkungan yang lestari,” imbuhnya.

Sementara itu Camat Langensari, Rina Purnamasari mengapresiasi sinergi lintas sektor ini. KCD Kehutanan Wilayah VII mengajak siswa dan guru ikut rawat pohon yang ditanam. Sementara Pengelola Sport Center  menyediakan lahan agar pohon bisa tumbuh optimal dan dinikmati masyarakat yang berolahraga.

“Kalau pengantin tanam pohon untuk masa depan keluarganya, kita semua tanam pohon untuk masa depan anak cucu Langensari. Kolaborasi KUA, KCD, kecamatan, Sport Center ini contoh nyata Asta Protas Ekoteologi berjalan di lapangan.” Kata Rina.


Kontributor: Aep S.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment