MTsN 2 Banjar Gelar Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta, Libatkan 40 Guru

24 Apr 2026, 13:20:16 WIB Pendidikan
MTsN 2 Banjar Gelar Bimtek Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta, Libatkan 40 Guru

Langensari (KEMENAG) MTsN 2 Banjar menggelar Bimbingan Teknis Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta di aula madrasah, Jumat (24/4). Kegiatan diikuti 40 guru dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjar, H. Ahmad Fikri Firdaus, SE, MM.,  dengan Narasumber Dr. Wati Solihat Sukmawati, S.S., M.Pd.

Bimtek ini digelar sebagai langkah awal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan MTsN 2 Banjar. Konsep kurikulum menekankan pembelajaran yang berangkat dari kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap peserta didik, tanpa mengurangi capaian akademik dan penguatan karakter.

Dalam sambutannya, H. Ahmad Fikri Firdaus mengapresiasi MTsN 2 Banjar yang bergerak cepat menjadi pelopor. “Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar jargon. Ini cara kita mengembalikan ruh pendidikan: guru mengajar dengan cinta, siswa belajar dengan bahagia. Jika hati tersentuh, ilmu akan mudah masuk,” tegas A Fikri.

Baca Lainnya :

A Fikri berharap 40 guru peserta bimtek menjadi agen perubahan di kelas masing-masing. “Jadikan madrasah rumah kedua yang aman dan menyenangkan. Dari cinta lahir akhlak, dari akhlak lahir prestasi,” tambah Kepala Kemenag.

Kepala MTsN 2 Banjar, Hj. Dida Hasanah, menjelaskan bimtek menghadirkan narasumber dari WI Pusdiklat Jakarta selaku praktisi pendidikan karakter dan pengawas madrasah. Materi meliputi desain pembelajaran berkesadaran cinta, teknik komunikasi positif guru-siswa, hingga asesmen yang humanis.

“Kami ingin guru-guru MTsN 2 Banjar tidak hanya mahir transfer ilmu, tapi juga hadir sebagai pendidik yang memanusiakan siswa. Kurikulum Berbasis Cinta ini selaras dengan nilai moderasi beragama dan visi madrasah ramah anak,” ungkap Hj. Dida.

Ia menambahkan, pasca-bimtek akan dibentuk tim pelopor yang bertugas mendampingi rekan guru lain serta menyusun modul praktik baik. “Target kami, semester depan seluruh mapel sudah menerapkan pendekatan berbasis cinta di RPP dan praktik kelasnya,” jelas Hj. Dida.

Kegiatan bimtek akan berlangsung selama tiga hari pada tanggal 24,25 dan 27 April 2026 dengan metode workshop, simulasi pembelajaran, dan penyusunan rencana tindak lanjut. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari ice breaking berbasis cinta hingga praktik merancang skenario pembelajaran yang empatik.


Kontributor : Aep S




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment